Posted on Leave a comment

Bentuk-Bentuk Ritual Penglarisan

Bentuk-Bentuk Ritual Penglarisan

Bentuk-bentuk ritual penglarisan! Penglaris merupakan ritual atau cara yang biasanya ditempuh pihak yang menginginkan apa yang dilakukannya bisa dilirik oleh prang lain, sehingga laku atau laris keras. Hal seperti ini banyak dirambah oleh oknum dari bidang usaha, perdagangan, dan lain-lain.

Jika sebuah tempat usaha memasang jimat penglaris atau ritualnya, maka dipercaya ia akan meraih banyak pembeli bahkan pelanggan setia. Hal seperti ini banyak dilakukan, apalagi mengingat kini persaingan dunia perdagangan yang semakin ketat. Jika pihak-pihak tersebut merasa ini sebagai tantangan dan ajang kompetitif, maka tak membuang kemungkinan cara tersebut dilakukan. Namun apa saja sih jenis atau bentuk dariritual penglarisan? Berikut pembahasannya.

Keris dan Pedang Emas Asmak

Keris merupakan salah alat atau senjata tradisional Indonesia, bahkan banyak sekali benda pusaka keris peninggalan jaman terdahulu. Jika dilihat secara tradisional, memang pembuatan keris jaman dahulu tidaklah sembarangan pun hingga kini. Dengan beragam maksud serta tujuan pembuatannya, keris dibuat secara beragam.

Di sisi lain, ada yang namanya keris emas asmak. Keris jenis ini ternyata banyak dipakai para pedagang yang berniat menggunakannya sebagai salah satu jalan ritual penglarisan. Bentuknya memang sama dengan keris pada umumnya, akan tetapi ia memiliki warna emas, serta fungsinya yang khusus. Jika pedagang menyimpan benda ini dengan maksud penglarisan, maka tempat usaha dapat dipancarkan auranya sehingga lebih menarik pembeli.

Masih dari Asmak, ada pula bendanya yang berbentuk pedang. Hanya saja bentuknya memang kecil namun memiliki ciri yang berbeda. Pedang asmak ini juga diyakini memiliki energi lebih yang dapat menarik keuntungan pada pelaku usaha tersebut.

Uang Asmak

Tak hanya itu, kini ada juga uang asmak yang dapat digunakan sebagai benda penglarisan. Konon uang ini memiliki fungsi, kekuatan atau energi yang berguna terutama untuk perdagangan. Banyak pihak yang memeilih menggunakan benda ini sebagai salah satu jenis ritual penglarisan. Energi yang diyakini lebih besar ini berasal dari gabungan dua kekuatan antara keris dan pedang asmak yang juga istimewa. Aura yang dipancarkan jika menyimpan benda ini, salah satunya dapat membuat pembeli merasa nyaman di tempat tersebut.

Penglaris Pocong

Jenis penglaris lainnya yang banyak didengar adalah menggunakan media pocong. Oknum pelaku usaha yang menggunakan cara ini, jika diketahui memang cukup membuat pelanggan ngeri. Bila pedangang makanan memelihara jin penglaris seperti pocong, maka fungsinya adalah bisa membuat masakan tersebut terasa lebih enak, sehingga semakin banyak pembeli yang tertarik untuk membeli darinya.

Salah satu jenis ritual penglarisan ini konon bekerja dengan cara si pocong meludahi makanan yang dijual. Ketika pembeli memakannya maka rasanya bisa sangat enak dilidah. Namun jika makanan yang dibeli dibawa pulang, maka rasanya malah bisa berbeda dan memang seperti rasa asli buatan si pedagang.

Air Cucian Beras

Metode air cucian beras juga bisa dipakai sebagai ritual untuk penglarisan, bahkan cara ini terbilang tidak beresiko. Air cucian beras memang mudah didapatkan dan dilakukan oleh setiap orang. Hanya saja yang membedakan dari segi manfaatnya adalah karena adanya ritual tertentu yang dilakukan sehingga energinya bisa muncul. Jika melakukan cara ini dan memberikan air cucian beras ke sekeliling tempat usaha, maka ia akan laris serta dapat menarik para pelanggan.

Itulah berbagai jenis jimat atau ritual penglarisan yang biasanya digunakan dalam usaha atau perdagangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *